Sunday, November 13, 2022

Ceramah Ustadz Adi Hidayat Mempersiapkan Diri Sebelum Ajal Tiba

 

 


 

Setiap makhluk hidup pasti akan mengalami kematian, yang demikian sudah menjadi ketentuan Allah SWT dari zaman terdahulu.

Dalam ceramahnya Ustadz Adi Hidayat menjelaskan tentang kematian yang pasti akan dialami bagi siapa saja, yang mungkin terjadi saat ini maupun yang akan datang.

“Maka setiap insan tidak akan bisa berlepas dari ketentuan ajal, baik generasi terdahulu, kini ataupun yang akan datang,” kata Ustadz Adi Hidayat.

Apabila kematian atau ajal seseorang tiba, maka manusia tidak bisa menunda ataupun menyegerakan. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT surat Al- A’raf ayat 34.

وَلِكُلِّ اُمَّةٍ اَجَلٌ‌ۚ فَاِذَا جَآءَ اَجَلُهُمۡ لَا يَسۡتَاۡخِرُوۡنَ سَاعَةً‌ وَّلَا يَسۡتَقۡدِمُوۡنَ‏

 

Dan setiap umat mempunyai ajal (batas waktu). Apabila ajalnya tiba, mereka tidak dapat meminta penundaan atau percepatan sesaat pun.( QS. Al-A’raf : 34 ).

Kemudian Ustadz Adi Hidayat menambahkan bagi  umat untuk mempersiapkan selama didunia untuk bekal kematian. Karena jika ajal atau kematian sudah tiba, maka orang tersebut tidak bisa memajukan.

Ketika kematian atau ajal menjemput manusia, maka Allah SWT akan membimbing sesuai dengan kehendak-Nya.

1.Allah SWT membimbing setiap manusia (insan) dalam konteks menyembah kepada-Nya

2. Manusis dibimbing oleh Allah SWT untuk menjadikan seluruh aktivitasnya dalam rangka memakmurkan setiap tempat yang ia pijak.

Dengan demikian Ustadz Adi Hidayat menyerukan agar mempergunakan waktu selama hidup dengan perbuatan yang baik, seperti berkata yang baik, berperilaku sopan dan bekerja dengan cara yang jujur.

“Beraktivitas yang kiranya semua bermanfaat dapat memakmurkan kehidupan menyukseskan yang dibenarkan dan sekaligus membantu setiap tempat yang kita pijak memiliki dampak-dampak positif dari kegiatan yang kita lakukan,” ujar Ustadz Adi Hidayat

Jika kita tidak bisa mempergunakan waktu dengan hal-hal yang positif sebagaimana dikatan oleh Ustadz Hidayat, maka orang tersebut termasuk dalam golongan orang-orang yang merugi.

Berbeda dengan orang yang beruntung, yakni merekan yang beriman kepada allah SWT dan menyedari bahwa hidup dunia hanya sementara tidak kekal selamanya.

“Manusia pasti akan kembali kepada Allah untuk mempertanggungjawabkan lembaga misi yang telah diemban,” kata Ustadz Adi Hidayat.

Yang termasuk dari orang yang tidak merugi, Ustadz Adi Hidayat menuturkan yaitu orang yang bisa mempergunakan waktunya dengan bersungguh-sungguh menyembah kepada-Nya.

Selanjutnya Ustadz Adi Hidayat menegaskan bahwa manusia yang diperintahkan untuk shalat, puasa dan baca Al-Qur’an merupakan implementasi keyakinan bahwa kita adalah seorang hamba yang punya tugas selama di dunia ini.

Demikian penjelasan dari Ustadz Adi Hidayat mengenai mempersiapkan diri sebelum ajal tiba dan semoga kita termasuk golongan orang yang tidak merugi.

0 comments:

Post a Comment