Sholat merupakan kewajiban yang harus dilakukan oleh manusia kepada Allah SWT, akan tetapi banyak orang malas-malasan melaksanakannya bahkan meninggalkannya. Gus Baha lewat ceramahnya mengungkapkan bahwa nikmat sholat itu luar biasa.
Kenikmatan sholat biasa dirasakan oleh orang yang sanggup melaksanakannya dengan khusyu’ . Didalam ceramhnya Gus Baha menceritakan sejarah Sahabat Umar yang pernah terkena panah yang mempunyai mata pancing dan jika itu menancap pasti rasanya sangat sakit sekali. Kemudian sahabat Umar mengatakan :”Tariklah panah ini saat aku sholat, karena kalau aku solat aku lupa segalanya,”
Dan akhirnya pada saat sahabat Umar sholat panah itu pun ditarik dan beliau tidak bergerak dan beliau ditanya : “Apa anda tidak merasakan apa-apa?”. Tidak, jawab beliau “Masa dihadapan Allah aku bisa merasakan sakit? Itu aneh.” Ujarnya.
Untuk mencapai tingkatan tersebut memang sulit, namun Gus Baha memberikan analogi jika rasa sakit bisa kita rasakan, tapi kenapa ketika sholat (menghadap Allah) bisa melihat orang lewat, dari contoh apa yang dialami sahabat Umar , yakni kehusu’an beliau pada saat terkena panah, meski panah itu sulit dicabut, karena sakit yang luar biasa. Maka beliau memitanya untuk dicabut disaat sedang melaksanakan sholat.
“Cabutlah anak panah itu saat aku sedang sholat”
Gus Baha juga menceritakan pada zaman sahabat, ada yang mati terbunuh dalam keadaan sedang melaksnakan sholat. Bagi mereka tahu dalam keadaan sholat biasa lengah. Sahabat Umar terbunuh saat sholat. Berbeda dengan kita yang masih menoleh ketika sholat. Itulah alasan kenapa sahabat Umar terbunuh disaat sholat, karena musuhnya mengetahui, sahabat itu paling lengah dalam keadaan sholat. Sayyidina Ali terbunuh disaat sedang melaksanakan sholat.
Menurut Gus Baha alhamdulillah cerita itu tidak terjadi di zaman saat ini. Karena yang sholat lebih canggih tetap akan ketahuan, karena sholatnya masih tolah-toleh. Konsentrasi penuh menjaga diri.
Dengan ini menunjukkan kehebatan Sayyidina Umar. Sudah tahu dalam bahaya, tetap sholat. Sekali sholat benar-benar hanya ingat Allah. Tidak sadar sama sekali. Sayyidina Usman saat baca Qur’an. Rata-rata ulama begitu. Masyhur, Sayyidina Ali Zainal Abidin ketika sholat, atap rumahnya jatuh sampai bajunya sobek, rumahnya terbakar, beliau tidak sadar. Dibantu banyak orang tidak sadar. Beliau kan sedang asyik bersama Allah. “Masa” katanya mana mungkin dihadapan Allah aku bisa ingat selain-Nya?”.
Melihat apa yang terjadi sekarang Gus Baha mengatakan orang seperti kita tidak bisa bayangkan sholat kelas tinggi seperti itu. Bahkan ketika Nabi sholat, shaf yang paling belakang, bisa mendengar dentuman dada Nabi sebab rasa takutnya pada Allah seperti air yang mendidih. Sampai Nabi hampir pingsan, saking takutnya pada Allah.
Mengenai hal tersebut Gus Baha menuturkan, makanya potensinya orang-orang sholeh itu jarang sholat sunah. Karena sholat fardu saja membutuhkan energi yang luar biasa. Hampir saja mau pingsan. Alhamdulillah kita-kita sholat biasa saja. Maksudnya qobliyah ok, ba’diyah ok, sholat ok. Tapi jika ada yang ingin membunuh, tidak akan bisa, tetap ketahuan.
Demikianlah sholat orang-orang yang khusyu’ seperti yang dilakukan oleh para sahabat dan semoga kita bisa melakukannya.
0 comments:
Post a Comment