Wednesday, November 9, 2022

Ceramah Buya Yahya Agar Dimudahkan Membayar Hutang

 

 


Hutang tidak dilarang dalam agama, namun akan dengan berhutang seringkali orang menjadi masalah, karena susah dalam mengembalikannya, bahkan juga orang enggan mengembalikan sehingga bisa menyebabkan dosa.

Buya Yahya dalam ceramahnya memberikan cara mengahdapi agar cepat mengembalikannya, yakni dengan niat terlebih dahulu pada saat akan meminjam . Dengan niat akan mengembalikannya ketika sudah mempunyai.

“Hati-hati jika seseorang pinjam uang dan dalam hatinya tidak berniat untuk mengembalikan dan ingin lari, maka hidupnya tidak akan ditolong oleh Allah, dan akan sengsara hidupnya,” ujarnya.

Pentingnya niat ketika seseorang akan berhutang, bisa menyebabkan orang tersebut dimudahkan untuk mengembalikannya. Kehati-hatian seseorang dalam berhutang menurut Buya Yahya perlu ditulis agar mudah dalam membayarnya.

“Jika anda berhutang kepada seseorang agar dimudahkan dalam membayar, maka anda minta untuk ditulis,” kata Buya Yahya.

Dalam urusan hutang piutang  Buya Yahya mengungkapkan pentingnya dengan niat tolong menolong, dengan itu tidak terjadi adanya riba, karena dibangun atas dasar tolong-menolong tidak dengan maksud lain.

“Itu tidak boleh memanfaatkan kesusahan orang,” jelas Buya Yahya

Dengan memanfaatkan orang lain disaat kesusahan tidak diperbolehkan, dalam keadaan orang yang demikian seharusnya kita menolong .

Cara yang kedua agar dimudahkan dalam urusan hutang adalah selagi mampu ketika sudah jatuh tempo untuk segera membayar.

“Dosa besar jika ada seseorang menunda hutang, selagi mampu dan sudah jatuh tempo,” ujar Buya Yahya.

Kebiasaan seseorang ketika sudah mempunyai uang yang cukup untuk membayarnya , memang justru kadang-kadang enggan. Hal ini yang kembali ditegaskan oleh Buya Yahya, akan tetapi jika memang belum punya tidak jadi apa-apa.

“Allah maha tahu, jika anda sudah punya, tetapi anda bilang tidak punya saat ditagih. "Awas! Anda tidak punya betulan,” tegasnya.

Kemudian jika memang belum punya untuk mengembalikannya, akan lebih baik terus terang dan meminta jangka waktu untuk membayarnya.

“Wajib hukumnya memberi tempo pembayaran, dan tidak boleh menindas,” ujar Buya Yahya.

Pada kesempatannya kali Buya Yahya juga menjelaskan tentang indahnya hutang  piutang dalam agama islam, namun sering dijumpai orang yang meminjam malah tidak tau diri.

“Namun terjadang yang terjadi, yang meminjam uang lebih serem saat ditagih, “ imbuhnya.

Bagi yang meminjamnya agar meringankan orang yang berhutang sebagaimana dikatakan oleh Buya Yahya.

“Siapa tahu dengan kelembutan hati dalam menyambut, anda bisa dibebaskan dari hutang tersebut,” kata Buya Yahya.

0 comments:

Post a Comment