Sunday, November 6, 2022

Ceramah Buya Yahya Mencintai Nabi Muhammad SAW Didalam Hati

  


 

Mencintai Nabi Muhammad SAW merupakan keharusan yang harus dimiliki oleh umat manusia , karena beliaulah yang memberikan petunjuk menuju keridhoan Allah SWT. Dalam ceramahnya Buya Yahya memberikan cara mencintai Nabi Muhammad SAW dengan sebenarnya.

 

Pada kesempatannya Buya Yahya memberikan penjelasan tentang mencintai Nabi Muhammad SAW baik dengan perilaku maupun ruh.

 

"Mengikuti Baginda Nabi itu adalah dhahir, perilaku kita mengikuti nabi, tetapi ruhnya adalah cinta kepada Nabi Muhammad SAW. Nah, cinta itu bukan kalimat yang terucap,” kata Buya Yahya.

 

Buya Yahya menjelaskan makna cinta Nabi Muwammad SAW yang sesungguhnya bukan hanya sekedar lisan saja, akan tetapi dihati.

 

“Kita bisa mengucapkan cinta nabi bahkan kita bisa nge-print seribu kertas lantas ditempel di rumah kita ‘Aku Cinta Nabi, bahkan kaos putihnya di sablon I Love Rasulullah, bisa. Tetapi ternyata cinta bukan itu tapi dihati,” kata Buya Yahya.

 

Kemudian dalam penjelasannya tersebut Buya Yahya mengatakan, apabila tidak mengikuti Nabi Muhammad SAW, maka nantinya akan terjadi penyesalan

 

“Nah kami hadirkan pada kesempatan ini tandanya mengikuti bahkan kalau tidak mengikuti dia akan merasa menyesal atau bahkan tertinggal dari pada rombongan tersebut,” ujar Buya Yahya.

 

Kebiasaan seseorang ketika mencintai, salah satunya meniru gaya ataupun perlakunya. Sebagaimana dikatakan oleh Buya Yahya.

 

“Mungkin anda pernah saksikan tanpa anda sadari juga, misal anak muda yang terkagum-kagum pada suatu grup apa kek, kalau zaman dulu musik rock n roll atau apa gitu lah zaman dulu. Tokoh artis dunia, tiba-tiba sanga pengagum itu, atau pemain bola deh. Tiba-tiba dia beli kaosnya, potong rambut seperti potongan rambutnya, “ imbuhnya.

 

Lantas Buya Yahya menggambarkan bagaimana rasa cinta bisa mnejadi magnet seseorang untuk bisa tampil atau melakukan hal sama dengan yang dicintainya.

 

“Contoh itu anak gadis, anaknya Pak Haji itu yang terkagum dengan seorang artis. Dia kagum sama perannya, sampai dia mengaguminya sampai gaya makannya meniru kayak dia, pakainnya meniru kayak dia. Lah kenapa menjadi seperti itu ? Karena ada didalam hati. Jadi kekuatan didalam hati ini akan menjadikan seseorang akan meniru/mengikuti,” kata Buya Yahya.

 

Dalam penjelasannya itu Buya Yahya mengungkapkan bahwa mengikuti nabi Muhammad SAW harus dibarengi dengan rasa cinta di hati tidak hanya sekedar pengakuan saja.

 

“Maka dari itu tidak cukup mengikuti Nabi Muhammad, tetapi harus ada di dalam hati,” ujar Buya Yahya.

Diakhir ceramahnya Buya Yahya menegaskan agar cinta kepada Nabi Muhammad SAW tidak hanya mengaku-ngaku saja.

 

“Nah, biasanya kami balik selama ini orang mengatakan mengaku-ngaku cinta nabi. Sekarang kita selamat tinggal dengan kayak gini, tetapi kita menjadi orang yang penuh kesadaran yuk kita mencari cinta bukan ngaku-ngaku. Kalau mengaku-ngaku berbahaya, tak tahunya tidak punya,” kata Buya Yahya.

 

Demikian penjelasan Buya Yahya dan semoga kita semua tergolong umat Nabi Muhammad SAW yang mencintai beliau dengan sesungguhnya.

 

0 comments:

Post a Comment