Dalam ceramahya Buya Yahya mengungkapkan ada amalan, yang apabila orang melakukan amalan tersebut bisa menyelematkan dari siska kubur.
Fadhilah dari amalan ini akan menjadi tameng dari siksa kubur bagi orang yang mengamalkannya. Pada pelaksanaannya amalam ini dikerjakan setelah melakukan sholat Isya.
Ketika manusia sudah berada dialam kubur, maka akan mempertanggungjawabkan apa saja yang ia lakukan selama hidup di dunia. Jika orang tersebut melakukan dosa, yang akan diterima ialah siksa dan jika melakukan lebih banyak kebaikan atau pahala yang akan diterima surga.
Disinilah keutamaan dari amalan setelah Isya, Buya Yahya pun memberikan bacaan yang dibaca sebagai amalan tadi.
“yang membaca Tabarak setiap malam akan menjadi sebab Allah menghindarkan dia dari siksa kubur,” kata Buya Yahya.
Ayat tersebut diatas adalah Surah Al-Mulk yang merupakan surat ke 67 dari Al-Qur’an terdapat dalam Juz 29. Surat tidak hanya menjadi penyelamat dari siksa kubur akan tetapi bisa jadi bekal masuk surga.
“Jadi perlu kita setiap malam membaca surah ini, sebelum tidur, atau habis maghrib, atau habis shalat Isya, “ ujar Buya Yahya.
Jika diamalkan dengan istiqomah atau terus menerus dan dibaca sebelum tidur akan lebih baik. Melakukan amalan selama masih hidup dunia itu penting mengingat siksa kubur itu sangat pedih.
Selama menjalani kehidupan di dunia manusia tidak luput dari kesalahan-kesalahan yang disengaja maupun tidak sengaja, yang tentunya bisa merugikan manusia tersebut nanti ketika sudah meninggal dan berada dialam kubur.
Perbuatan yang selayaknya tidak memberikan manfaat, hendaknya kita tinggalkan dan melakukan perbuatan-perbuatan yang baik atau memberikan / menyelamatkan manusia dari hal-hal yang tidak diinginkan.
Manusia menang tidak luput dari kesalahan, akan tetapi ketika sadar dan dibarengi dengan perbuatan baik bisa berujung dengan kebaikan juga.
Sebenarnya amalan membaca surah Tabarak setelah sholat Isya tidak sulit dikerjakan, akan tetapi bila diamalkan secara rutin akan terasa ringan dan mengingat Surah Tabarak tidak begitu panjang setidaknya akan lebih mudah dilakukan.
Demikian amalan surah Tabarak yang dijelaskan oleh Buya Yahya dan semoga kita bisa mengamalkannya.
0 comments:
Post a Comment